USULAN PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PERALATAN DI AREA MACHINE SHOP PT. NUSANTARA TURBIN DAN PROPULSI (PT. NTP) BANDUNG

Hidayat, Andi (2006) USULAN PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PERALATAN DI AREA MACHINE SHOP PT. NUSANTARA TURBIN DAN PROPULSI (PT. NTP) BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

PT. Nusantara Turbin dan Propulsi (PT. NTP) untuk memenuhi tuntutannya dari perbaikan mesin-mesin berat (mesin industri dan mesin pesawat) yang baik dalam persaingan pasar maka perusahaan akan berupaya terus dalam memenuhi kinerja dari perusahaan salah satunya adalah meningkatkan kinerja perusahaan dengan memperbaiki sistem perawatan peralatan produksi untuk mengendalikan keandalan sistem perawatan, masih banyak perusahaan yang melaksanakan perawatan secara corrective yaitu perawatan yang dilakukan setelah kerusakan, kerusakan mesin sangat menggangu jalannya kegiatan produksi, apabila bersifat kerusakan total sehingga maka menyebabkan kerugian yang besar. Total Productive Maintanance (TPM) merupakan pemeliharaan atau perawatan peralatan melalui sebuah sistem pembebasan setiap bidang dalam memutuskan permasalahan yang menyangkut perawatan produktif. Untuk memberikan evaluasi dari kondisi mesin-mesin di area machine shop PT. Nusantara Turbin dan Propulsi (PT. NTP) serta kebijakan perawatan yang lebih baik dan melindungi umur peralatan yang melibatkan semua pegawai dari karyawan dan tim maintenance hingga top manajemen. Selama pengolahan data untuk mendapatkan jadwal perawatan dilakukan tahapan TPM serta kinerja setelah TPM, menghitung efektifitas dengan OEE (overall equipment effectiveness) dimana nilai OEE (overall equipment effectiveness) menyatakan tingkat keefektifan alat untuk memenangkan penghargaan PM (Productive Maintenance). Nilai OEE (overall equipment effectiveness) yang diperoleh dari perhitungan pada 6 mesin adalah: No Mesin OEE 1 Jig Boring 85.58% 2 Cylindrical Grinding 80.64% 3 Universal Milling 64.83% 4 Lathe 16’ 78.79% 5 TNC Lathe Dainichi 78.12% 6 EDM 75.62% Dari angka-angka diatas menunjukan masih banyaknya kekurangan dalam menerapkan TPM. Perusahaan tetap melakukan tindakan perbaikan pada sistem, sehingga keandalan mesin dapat ditingkatkan. Tindakan ini akan meningkatkan persenatsi nilai OEE (overall equipment effectiveness).

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7913

Actions (login required)

View Item View Item