ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP TINGKAT PRODUKTIVITAS KERJA PADA DIVISI STEEL TOWER PT. BUKAKA TEKN

Ismail, Irvan (2006) ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP TINGKAT PRODUKTIVITAS KERJA PADA DIVISI STEEL TOWER PT. BUKAKA TEKN.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja diperusahaan dikarenakan karyawan yang tidak mematuhi peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan diperusahaan dan kurangnya kesadaran diri pekerja, yang mengkibatkan produktivitas yang diharapkan tidak terwujud. Secara teoritis, keselamatan dan kesehatan kerja (k3) mempengaruhi produktivitas, sedangkan tingkat produktivitas merupakan salah satu elemen dalam tujuan perusahaan, atas dasar pemikiran tersebut dapat diambil hipotesis : “Dengan adanya kondisi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja yang baik maka tingkat Produktivitas kerja akan meningkat”. Untuk mengetahui besarnya pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Produktivitas, maka digunakan Metode Deskriptif dengan ketentuan K3 sebagai variabel X dan Produktivitas sebagai variabel Y. Hipotesis dengan adanya K3 yang baik dapat dilihat dari nilai FSI yang mencerminkan dapat diterima atau tidaknya peningkatan produktivitas kerja. Hal ini dibuktikan melalui analisis statistik yang telah dilakukan yaitu uji normalitas untuk melihat apakah kedua variabel tersebut normal atau tidaknya, uji korelasi untuk mengetahui seberapa kuat hubungan antara kedua variabel tersebut, uji determinasi untuk mengetahui berapa besarnya pengaruh antara variabel X dengan variabel Y, uji signifikan yaitu untuk melihat apakah kedua Variabel mempunyai hubungan yang signifikan atau tidak. Berdasarkan hasil perhitungan, uji normalitas diperoleh hasil Lhitung 0,214 lebih kecil dari Ltabel 0,337 yang artinya kedua Variabel tersebut berdistribusi normal, uji korelasi diperoleh hasil 0,54 artinya korelasi antara kedua Variabel memiliki korelasi yang cukup (sedang), uji signifikan diperoleh hasil thitung 1,114 lebih kecil tTabel 2,353 yang artinya tidak ada hububgan yang signifikan (berarti) antara kedua variabel, uji determinasi diperoleh hasil 29, 16% dari 100% dan sisanya yaitu 70,84%, Sehingga dapat dikatakan bahwa K3 bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:43
Last Modified: 16 Nov 2016 07:43
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/7951

Actions (login required)

View Item View Item