SISTEM AUTENTIKASI JARINGAN MENGGUNAKAN LIGHTWEIGHT DIRECTORY ACCESS PROTOCOL DI CV. JALIN BANDUNG

Azuwir, (2007) SISTEM AUTENTIKASI JARINGAN MENGGUNAKAN LIGHTWEIGHT DIRECTORY ACCESS PROTOCOL DI CV. JALIN BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Beberapa sistem autentikasi telah dikembangkan. Salah satu diantaranya adalah password-based authentication. Pada sistem ini user diminta untuk memasukkan username dan password (yang seharusnya hanya diketahui oleh user yang sah saja), kemudian data tersebut dikirim melalui jaringan ke server yang bersangkutan. Server akan mengecek pada database kesamaan username dan password. Jika benar, maka user tersebut memperoleh akses ke jaringan. Namun, sistem autentikasi semacam ini tidak aman, karena beberapa orang dapat men-tap jaringan, menggunakan program sniffer untuk menangkap data, dan akhirnya diperoleh data username beserta passwordnya (passive attack). Akibatnya orang ini dapat mengaku sebagai user dan memperoleh akses seperti halnya user sebenarnya. Untuk mengatasi kelemahan ini dibuatlah sistem crypto-based authentication. Di sini pengiriman data dilakukan dengan mengenkrip username dan password yang akan dikirim dengan kunci tertentu, dan kemudian didekrip di sisi server. Dengan begitu passive attack dapat diatasi karena yang disadap adalah garbage (karena penyerang tidak mengetahui kuncinya). Pada laporan kerja praktek ini akan dibahas salah satu protokol autentikasi jaringan yaitu LDAP (Lightweight Directory Access Protocol). Struktur jaringan dengan sistem autentikasi LDAP pada umumnya adalah terpusat. Istilah jaringan komputer terpusat diambil karena aktivitas di dalam jaringan komputer terpusat pada server, mulai dari proses autentikasi pengguna yang berhak menggunakan komputer client, penyimpanan dokumen secara bersama-sama untuk semua client, proses backup dokumen secara terjadwal, sampai dengan penggunaan server web secara bersama-sama. Semua proses tersebut dilakukan untuk memudahkan pengguna komputer untuk dapat login di komputer yang berbeda. Pengguna bahkan dapat berpindah kerja ke gedung lain dengan dokumen pekerjaan yang sama tanpa harus memindahkan komputer yang biasa digunakan atau menyalin file terlebih dahulu karena semua dokumennya telah tersimpan di satu lokasi tertentu (terpusat di server) dengan lokasi kerja (komputer client) yang tidak terikat. Hal tersebut dimungkinkan karena adanya LDAP (Lightweight Directory Access Protocol) [1]. Selain LDAP sebetulnya ada service yang sudah disediakan di dalam Linux untuk memenuhi kepentingan yang sama, antara lain NIS (Network Information System, dulu dikenal dengan YP atau Yellow Pages) [3]. Paket program LDAP yang dipilih adalah OpenLDAP (http://www.openldap.org), selain banyak digunakan, konfigurasi OpenLDAP cukup mudah dipraktekkan, bahkan bagi pengguna awam sekalipun. CV. JALIN (Jaringan Layanan Informasi) sebagai sebuah perusahaan baru yang bergerak di bidang jasa pembuatan perangkat lunak dan instalasi server intranet dan internet, ingin menerapkan sebuah sistem autentikasi jaringan, dimana pengguna (dalam hal ini karyawan) diatur hak aksesnya terhadap layanan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Misalnya, beberapa karyawan/pengguna boleh mengakses layanan FTP (File Transfer Protocol) dan web server, beberapa karyawan yang lain hanya boleh mengakses web server saja, dan prioritas akses lainnya sesuai dengan kebijakan perusahaan. Sistem autentikasi jaringan yang memenuhi konsep tersebut penulis tuangkan dalam sebuah penelitian kerja praktek berjudul : “SISTEM AUTENTIKASI JARINGAN MENGGUNAKAN LIGHTWEIGHT DIRECTORY ACCESS PROTOCOL”

Item Type: Article
Subjects: Laporan Kerja Praktek > Fakultas Teknik > Teknik Informatika > 2007
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:44
Last Modified: 16 Nov 2016 07:44
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/8834

Actions (login required)

View Item View Item