Identifikasi Tingkat Ketahuan Masyarakat Tentang Upaya-Upaya Perbaikan Lingkungan Sungai Cikapundung Kota Bandung (Studi Kasus: Kelurahan Tamansari)

Angkotasan, Saona (2013) Identifikasi Tingkat Ketahuan Masyarakat Tentang Upaya-Upaya Perbaikan Lingkungan Sungai Cikapundung Kota Bandung (Studi Kasus: Kelurahan Tamansari). Diploma thesis, Universitas Komputer Indonesia.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Lingkungan Sungai Cikapundung memiliki masalah yang kompleks. Masalah tersebut antara lain : adanya pemukiman padat di kawasan sempadan Sungai Cikapundung yang juga melanggar peraturan sempadan sungai yang ditetapkan, pencemaran air sungai yang disebakan oleh bangunan rumah masyarakat di kawasan sempadan Sungai Cikapundung mengarah langsung ke badan sungai. Hal ini menyebabkan lingkungan Sungai Cikapundung telah rusak oleh faktor manusia. Sebagai upaya memperbaiki kerusakan lingkungan Sungai Cikapundung, pihak pemerintah Kota Bandung, pihak swasta maupun masyarakat melakukan upaya-upaya untuk perbaikan lingkungan sungai tersebut. Upaya-upaya yang dilakukan pada kenyataannya belum membawa lingkungan Sungai Cikapundung khususnya Kelurahan Tamansari ke kondisi yang lebih baik. Hal ini diduga masyarakat kurang mengetahui upaya-upaya yang dilakukan, sehingga upaya tersebut kurang berjalan dengan efektif dan efesien. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi tingkat ketahuan masyarakat Tamansari yang bermukim di sempadan Sungai Cikapundung tentang upaya-upaya perbaikan lingkungan Sungai Cikapundung. Tingkat ketahuan masyarakat yang paling rendah terdapat pada pengetahuan mengenai bantuan 1000 bibit pohon dan yang paling tinggi terdapat pada pelaksanaan festival kukuyaan. Masyarakat yang mengetahuai informasi mengenai upaya-upaya tersebut banyak bersumber dari melihat langsung dan tetangga. Masyarakat yang belum mengetahui informasi upaya-upaya perbaiakan lingkungan Sungai Cikapundung, banyak memilih Ketua RT untuk mendapatkan informasi tersebut. Tinggi dan rendahnya pengetahuan tergantung pada karakteristik upaya-upaya yang dilakukan dan sumber informasi, sedangkan metode pengembangan masyarakat yang cocok digunakan adalah tatap muka dan demonstrasi. Selain itu, perbandingan yang paling menonjol antara perbaikan lingkungan Sungai Cikapundung Kota Bandung dan lingkungan Sungai Code Kota Yogyakarta yaitu upaya perbaikan di lingkungan Sungai Code melibatkan semua pihak (masyarakat, perguruan tinggi, pemerintah Yogyakarta), sedangkan upaya perbaikan di lingkungan Sungai Cikapundung hanya pihak-pihak tertentu.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Sungai Cikapundung, perbaikan lingkungan
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota > 2012
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Perencanaan Wilayah dan Kota (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:35
Last Modified: 16 Nov 2016 07:35
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/942

Actions (login required)

View Item View Item