LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN DI PT. PERTAMINA (Persero)UNIT PEMASARAN III CABANG BANDUNG

Rengganis, Devy (2007) LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN DI PT. PERTAMINA (Persero)UNIT PEMASARAN III CABANG BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara atau disingkat dengan (PERMINA) adalah salah satu perusahaan milik neggara yang merupakan badan usaha yang mengusahakan sumber-sumber pendapatan bagi Negara. Yang berkantor pusat di Jakarta, terletak di JL. Medan Merdeka Timur No. 1A Jakarta Pusat. Dengan wilayah kerja meliputi seluruh nusantara maupun perwakilan-perwakilan di luar negri. Pertamina Cabang Bandung yang bekedudukan di JL. Wirayuda No.1 Bandung yang berfungsi untuk mengatur layanan kebutuhan BBM/ non BBM serta produk lainnya yang diperdagangkan Pertamina, bagi masyarakat di wilayah: Kota Madya Bandung, Kabupaten Bandung, Kotip Cimahi, Kabupaten Cimahi, Kabupaten Sumedang, Kotip Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Majalengka. Pertamina merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dibentuk berdasarkan UU No. 8 Tahun 1971 yang bergerak dalam bidang pengusahaan pertambangan Minyak dan Gas Bumi yang meliputi eksplorasi, pemurnian, pengolahan, pengangkutan dan penjualan Minyak dan Gas Bumi di dalam Negri. Namun setelah dikeluarkan nya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 mengenai Migas, maka Pertamina bukan lagi satu-satunya badan usaha yang melakukan kegiatan pengadaan dan pendistribusian Bahan bakar Minyak di dalam negri. Dalam hal ini, posisi Pertamina sama seperti badan usaha lain yang ditunjuk oleh pemerintah dalam melaksanakan kegiatan Migas di dalam Negri. Pada Zaman Kolonial ( sekitar abad ke- 16) Perang minyak dalam arti sesungguhnya antar angkatan laut aceh dengan Armada Portugis di Selat Malaka Minyak Mentah di jadikan peluru api obat-obatan, obor, dll. ada Zaman Kolonial Belanda dimulai pada tahun 1859, sumur minyak komersial Pertama di Dunia dib or oleh Kolonial E.L. Drake di titusvill, Pennsyluania, Amerika Serikat Pada tahun 1871 Jan Reering mengebor sumur pertama di Cibodas (Majalengka) dan Paliman (dekat Cirebon) Jawa barat, tapi kurang berhasil tahun 1883 AJ. Zijlker memulai pengeboran di kuala tunggal setelah mendapat konsesi dari sultan langkat belum berhasil. Tahun 1885 berhasil menemukan secara kormesial di talaga tunggal dengan nama lapangan talaga Said. Kemudian tahun 1890 konsensi AT. Zijlker dialihkan keperusahaan minyak De Koninklijke. Akhirnya pada tahun 1891 dan tahun 1892 keberhasilan telaga Said menarik banyak peminat mencari minyak sekitar : Surabaya, jambi, Aceh Timur, Kalimantan setelah itu tahun 1892 kilang pangkalan Brandan didirikan oleh Shell lapangan minyak sanga-sanga konsensi Sultan Kutai, Lapangan minyak tatakan (1905) Lapangan Minyak Bunyu (1922), tahun 1897 Kilang Minyak wonokromo didirikan oleh Adrian Stoop pemilik Perusahaan minyak Dortshe Pertoleum di Surabaya (1887), tahun 1904 Kilang Minyak Plaju didirikan, kemidian pada tahun 1926 Kilang Minyak Sungai gerong didirikan Perusahaan yang berperan pada Zaman Kolonial Belanda : BPM - SHELL - STANVAC – CALTEX. Pada Zaman Jepang diantaranya adalah jepang melakukan explorasi, tahun 1944 di lokasi sumur minas melanjutkanpemboran eksploradi dengan menggunakan peralatan yang ditinggalkan Caltex, kemudian di jambi melakukan kilang kecil untuk keperluan perang, dikenali asam. Dan diadakan kursus pemboran/ geologi perminyakan pemeliharaan sumur oleh Ahli-Ahli Jepang. Zaman Kemerdekaan sebelum Permina di mulai Sumatra Utara yaitu para pejuang atau laskar minyak membentuk PT. MNRI daerahnya Aceh Langkat, tahun 1956 setatusnya menjadi TMSU, medio 1957 pemerintah menguasakan TMSU kepada kasad menugaskan Kol. Dr. Ibnu Sutowo memimpin TMSU, oktober 1957 di ubah lagi menjadi PT. ETMSU,10 Desember 1957 diubah lagi menjadi PT. PERMINA dan sekarang di peringati sebagai hari jadi PERTAMINA yang kedua di Jambi (Sumatra Selatan) dibentuk wadah permiri di kuasai milik BPM, Stanvac, Niam. Yang ketiga di Jawa Tengah, Laskar minyak pemerintah membentuk PTMN, dilanjutkan tahun 1950 PTMN diubah Menjadi PTMR1 Menurut UUD 1945 perkembangan industri Minyak dan Gas bumi harus berdasarkan pada isi dan jiwa Pasal 33 ayat (2) dan (3) UUD 1945, yang kemudian melahirkan UU No. 44 tahun 1960 sebagai landasan hokum bagi perusahaan minyak dan gas bumi. Berdasarkan Undang-Undang tersebut pula Peraturan Pemerintah No. 198 Tahun 1961 mengubah PT. PERMINA menjadi PN. PERMINA dan peraturandan pemerintah Nomor 199 Tahun 1961 yang mendirikan PT. PERMIGAN. PN. PERTAMIN (Perusahaan Negara Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Nasional) yaitu perusahaan minyak nasional kedua yang didirikan oleh pemerintah yang merupakan penjelmaan dari NIAM (Nederlandesach Indisch Ardoline Maatschappiji) yaitu bekas perusahaan patungan antara SHEEL dengan pemerintah Hindia Belanda. Pada tahun 1921 sampai dengan 31 Desember 1960 PN. PERTAMIN menjadi konsensi dengan wilayah operasinya terletak di jambi dan pulau Banyu Kalimantan. Dengan tugas utamanya, yaitu penyaluran minyak dalam negri. Sementara pencarian minyak, perushaan ini kurang beruntung dibandingkan dengan keberhasilan perusahaan lainnya. PN. PERTAMIN dan PN PERMINA menjadi suatu perusahaan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1968 Pada bulan Agustus 1969 pemerintah mengintegrasikan nya dan di beri nama Perusahaan Negara Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Nasional (PN PERTAMINA). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efesiensi dan produktifitas lebih tinggi dari apa yang telah dicapai oleh masing-masing perusahaan sebelumnya. Berdasarkan UU No. 8 Tahun 1971 PN. PERTAMIN di ubah menjadi PERTAMINA. Menjelang berakhirnya pada abad 20, berbagai perkembangan telah terjadi. Hal ini makin memperkuat akan terjadinya perubahan-perubahan mendasar dalam bidang perekonomian yang mengarah kepada system pasar bebas ekonomi terbuka dan persaingan usaha yang semakin tajam Perubahan lingkungan adanya strategis serta penugasan Pemerintah Kepada PERTAMINA yang kurang menunjang bagi pertumbuhan dan perkembangan nya PERTAMINA pada masa depan diharuskan untuk PERTAMINA mengubah proses bisnis yang dilakoninya sebagai bagian dari perusahaan Nasional.

Item Type: Article
Subjects: Laporan Kerja Praktek > Fakultas Sospol > Public Relations > 2007
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:45
Last Modified: 16 Nov 2016 07:45
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/9459

Actions (login required)

View Item View Item