PROSEDUR PEMBIAYAAN ( KREDIT ) PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SYARIAH AMANAH RABBANIAH BANJARAN KABUPATEN BANDUNG

Apriliani, Rani (2007) PROSEDUR PEMBIAYAAN ( KREDIT ) PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SYARIAH AMANAH RABBANIAH BANJARAN KABUPATEN BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Dewasa ini sejalan dengan lajunya pembangunan nasional peranan perbankan di Indonesia sangatlah diperlukan keberadaannya, karena bank disini dapat membantu didalam meningkatkan pembangunan terutama dalam hal yang menyangkut peredaran keuangan serta sebagai pengendali perekonomian di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi suatu bangsa memerlukan pola pengaturan dan pengolahan sumber ekonomi yang tersedia secara terarah dan terpadu agar dapat dimanfaatkan bagi peningkatan kesejahteraan. Bank merupakan lembaga perantara keuangan, memberikan jasa-jasa keuangan baik kepada pihak surplus dana maupun defisit dana pada pihak surplus dana, penghimpun dana dialokasikan dalam bentuk tabungan, deposito atau jasa lain berupa pengiriman uang asuransi, L/C, dan lainnya. Pada pihak defisit dana jasa berupa pemberian tambahan modal dalam bentuk pembiayaan. Dari semua jasa yang diberikan oleh bank bertujuan untuk mempertinggi taraf hidup rakyat. Salah satu bentuk perkembangan dan kemajuan dalam kegiatan dewasa ini adalah semakin banyaknya lembaga perbankan yang terus bermunculan, tidak hanya dikota besar melainkan dikota tingkat kecamatan pun hadir dan legal. Tujuan utamanya tidak lain untuk mendinamiskan roda perekonomian masyarakat sekaligus menciptakan tingkat kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan jasa perbankan. Manusia dalam kehidupannya selalu membutuhkan bantuan untuk mencapai keinginannya. Oleh karenanya manusia disebut Homo Economicus. Dalam kehidupan modern, pelayanan bank untuk membantu manusia dalam mencapai keinginannya disebut pembiayaan / kredit, yaitu bantuan dalam bentuk tambahan modal. Bank harus senantiasa menjaga agar dana yang tersedia padanya tetap dalam keadaan likuid. Jadi, ukuran pokok bagi keberhasilan suatu bank hendaknya tidak ditinjau dari sudut profitabilitas yang sempit tetapi harus dilihat dari pandangan yang luas dan lebih baik terhadap masyarakat. Oleh karena itu, peranan perbankan yang demikian strategis maka muncullah pranata perbankan islam secara luas yang telah lama dikenal di belahan dunia muslim dan barat. Karakteristik perekonomian islam secara global bertujuan mewujudkan terpenuhinya segala hajat / kebutuhan hidup manusia. Sejalan dengan itu pendirian sebuah bank yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah di Indonesia bukan hanya sebagai wadah pemenuhan keinginan yang telah lama tersimpan dihati umat, lebih dari itu merupakan alternatif masyarakat (terutama muslim) yang ragu melakukan kerjasama dengan perbankan konvensional yang menggunakan sistem bunga. Kegiatan pemberian ini tidak hanya merupakan penjagaan dan pengamanan terhadap kekayaan bank yang disalurkan (diinvestasikan) dibidang perkreditan, namun juga merupakan usaha dibidang perkreditan agar terhindar dari hal-hal yang boros, baik dalam waktu maupun boros dalam hal tenaga dan melihat kegiatan ini sangatlah penting lagi manakala diingat lagi bahwa kredit merupakan “Risk Asset” bagi bank karena Asset tersebut dikuasai oleh pihak luar yaitu oleh nasabah.

Item Type: Article
Subjects: Laporan Kerja Praktek > Fakultas Ekonomi > Keuangan Dan Perbankan > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Keuangan dan Perbankan (D3)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:45
Last Modified: 16 Nov 2016 07:45
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/9584

Actions (login required)

View Item View Item