PENERIMAAN DAN PENGHITUNGAN SPT MASA PPH PASAL 21 ATAS PEGAWAI TETAP DI KANTOR PELAYANAN PAJAK BANDUNG CIBEUNYING

Novianti, Windi (2007) PENERIMAAN DAN PENGHITUNGAN SPT MASA PPH PASAL 21 ATAS PEGAWAI TETAP DI KANTOR PELAYANAN PAJAK BANDUNG CIBEUNYING.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Kerja Praktek merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Universitas atau Lembaga yang mempunyai tujuan agar para mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam dunia kerja secara nyata. Dalam pelaksanaannya, kerja praktek dilakukan kurang lebih 1 (satu) bulan dengan harapan para mahasiswa dapat melihat, mempraktekkan, dan menjadikan kerja praktek tersebut sebagai bahan perbandingan dari teori-teori yang sudah didapatkan sebelumnya di bangku kuliah. Kemajuan teknologi dalam berbagai sektor kehidupan telah membawa dampak yang berpengaruh terhadap laju pertumbuhan ekonomi, oleh karena itu harus diimbangi dengan pembangunan yang memadai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera, pemerintah melakukan kebijakan ekonomi, salah satunya adalah melakukan kebijakan dalam bidang perpajakan. Menurut pengertiannya, pajak adalah iuran pada negara (yang dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayarnya menurut peraturan-peraturan yang langsung dapat ditunjuk, gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubungan dengan tugas pemerintah. Penerimaan pajak merupakan sumber utama pembiayaan pemerintah dan pembangunan, yang setiap tahunnya meningkat dibandingkan penerimaan negara dibagian sektor lainnya. Setiap tahunnya penerimaan negara dari sektor pajak merupakan sektor andalan sebagai sumber penerimaan terbesar negara. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2006, pajak ditargetkan menyumbang sebesar 74,5 % dari total penerimaan negara. Total target penerimaan pajak mencapai angka Rp 402,10 triliun atau 13,2% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Rinciannya, penerimaan perpajakan yang dikelola atau menjadi tugas Direktorat Jenderal Pajak adalah mencapai Rp 348,66 triliun dan lainnya dikelola oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Penerimaan negara dari sektor pajak yang menjadi tugas Dirjen Pajak tersebut meliputi Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp 198,32 triliun, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPN/PPnBM) sebesar Rp 126,76 triliun, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp 20,75 triliun, dan pajak lainnya sebesar Rp 2,75 triliun. Karena pentingnya penerimaan tersebut, maka diperlukan adanya penanganan yang sangat serius demi keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan penerimaan pajak tersebut. Untuk mengoptimalkan penerimaan pajak tersebut, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) senantiasa berupaya melakukan kegiatan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak yang diantaranya menetapkan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sebagai salah satu instansi perpajakan yang mempunyai tugas pokok memberikan pelayanan kepada wajib pajak yang menyetorkan dan melaporkan surat pemberitahuan (SPT) masa dan SPT Tahunan. Disamping itu, KPP juga memberikan pelayanan atas pengaduan dan pertanyaan dengan memberikan konfirmasi atas kebenaran pembayaran pajak. Adapun hal lain untuk memperlancar arus sistem perpajakan ini maka KPP menetapkan seksi Pemotongan dan Pemungutan Pajak Penghasilan untuk mengatur dan menata arus berkas terhadap Pajak Penghasilan (PPh) Masa diantaranya Pasal 21, dimulai dari penerimaan Surat Pemberitahuan Masa PPh Pasal 21, perekaman Surat Pemberitahuan Masa PPh Pasal 21, pengarsipan Surat Pemberitahuan Masa PPh Pasal 21, serta pengiriman arsip ke Tata Usaha Perpajakan (TUP). Sistem pemungutan pajak yang berlaku di Indonesia adalah self assessment system, yaitu sistem pemungutan pajak yang memberikan wewenang penuh kepada wajib pajak untuk menghitung, melaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak dan menyetorkan sendiri besarnya hutang pajak ke kas Negara. Sistem pemungutan yang sederhana akan memudahkan dan mendorong masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Item Type: Article
Subjects: Laporan Kerja Praktek > Fakultas Ekonomi > Manajemen > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:46
Last Modified: 16 Nov 2016 07:46
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/9755

Actions (login required)

View Item View Item