PROSEDUR PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA SUB BAGIAN PERENCANAAN DAN KEUANGAN KANTOR WILAYAH BADAN PERTANAHAN NASIONAL PROVINSI JAWA BARAT BANDUNG

Lutfi Herdana, Muhammad (2007) PROSEDUR PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA SUB BAGIAN PERENCANAAN DAN KEUANGAN KANTOR WILAYAH BADAN PERTANAHAN NASIONAL PROVINSI JAWA BARAT BANDUNG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Dalam perkembangan kehidupan masyarakat saat ini, kebutuhan akan informasi dan teknologi sangat dibutuhkan untuk setiap orang maupun lembaga atau instansi pemerintah maupun swasta, oleh karena itu informasi yang disajikan harus memiliki kualitas yang baik agar mampu memuaskan para pembaca atau para pengguna informasi. Perkembangan informasi dan kemajuan teknologi sangat bermanfaat dalam pembangunan di segala bidang kehidupan serta menciptakan masyarakat yang berkualitas yang mampu bersaing dengan bangsa lain di dunia. Untuk menciptakan suatu pembangunan yang lebih baik dibutuhkan dana dalam pembangunan. Dana yang dipergunakan dalam pembangunan sudah seharusnya dikontrol agar tidak terjadi penyelewengan dana oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk dapat mengontrol penyaluran dana maka dibutuhkan informasi yang didalamnya mengangkat tentang keadaan keuangan secara terperinci. Informasi yang dimaksud adalah laporan keuangan yang menyediakan informasi tentang posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi. Pada umumnya laporan keuangan identik dengan kondisi keuangan suatu perusahaan, apakah perusahaan tersebut mendapatkan laba atau rugi. Dimana biasanya laporan keuangan menghasilkan 3 laporan keuangan yaitu neraca, laporan rugi/laba, dan laporan arus kas. Sedangkan pada lembaga atau instansi Pemerintah Khususnya di BPN laporan keuangan tidak menyimpulkan kondisi laba atau rugi tetapi hanya menjabarkan keadaan keuangan tanpa ada unsur laba atau rugi. Prosedur adalah operasi tulis menulis yang berurutan dan biasanya menyangkut beberapa orang dalam suatu atau beberapa bagian, guna menjamin keseragaman pelaksanaan suatu transaksi yang berulang-ulang. Prosedur dilakukan agar tidak terjadi kekacauan sistem dengan adanya prosedur dan taat prosedur tersebut diharapkan pengolahan dapat berjalan lancar (tertib administrasi).

Item Type: Article
Subjects: Laporan Kerja Praktek > Fakultas Ekonomi > Manajemen > 2006
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:46
Last Modified: 16 Nov 2016 07:46
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/9855

Actions (login required)

View Item View Item