Penerapan Seven Tools Sebagai Alat Pengendalian Kualitas Pembuatan Produk Pedal Rem Suzuki Smash serta Usulan Perbaikan Menggunakan Metoda FMEA di PT. SINAR TERANG LOGAMJAYA (Stallion)

Arifin, Muhammad (2010) Penerapan Seven Tools Sebagai Alat Pengendalian Kualitas Pembuatan Produk Pedal Rem Suzuki Smash serta Usulan Perbaikan Menggunakan Metoda FMEA di PT. SINAR TERANG LOGAMJAYA (Stallion).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Dalam era globalisasi dimana persaingan disektor industri semakin tinggi, maka setiap perusahaan hendaknya harus terus memperbaiki kinerjanya untuk tetap mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Kualitas dari produk adalah salah satu faktor terpenting untuk mendapatkan hasil produk yang dapat diterima dan dipercaya oleh konsumen. Perusahaan harus dapat menjaga dan meningkatkan kualitas komponen produk sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan konsumen internal maupun eksternal. PT. Sinar Terang Logamjaya merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembuatan produk suku cadang (spare parts) sepeda motor dan menjadi supplier komponen-komponen otomotif untuk beberapa perusahaan. Proses Peningkatan kualitas dilakukan dengan menggunakan metode Seven Quality Control Tools yang terdiri dari Lembar Periksa (Check Sheet), Histogram, Diagram Pareto, Peta Kendali P, Diagram Sebab Akibat (Fishbone) dan metoda perbaikan menggunakan FMEA (Failure Mode And Effect Analysis). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kecacatan pada produk pedal rem suzuki smash, dimana Faktor-faktor ini perlu diidentifikasi sehingga pengaruhnya dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan. Untuk tujuan ini harus ditentukan setting proses yang tepat untuk mencegah dan meminimasi efek faktor-faktor itu. Setelah mengidentifikasi kecacatan yang paling kritis, maka dilakukan usaha perbaikan. faktor yang paling beresiko menyebabkan terjadinya cacat yaitu faktor manusia, data didapatkan dari hasil mengalikan Severity (Sev), Occurrence (Occ), dan Detection (Det) nilai peringkat RPN (Risk Priority Number) untuk faktor manusia, yaitu sebesar 336, sedangkan faktor material sebesar 245. Pada penelitian ini menghasilkan 2 buah usulan perbaikan berdasarkan metoda FMEA yang meliputi perbaikan untuk tingkat Penggunaan mesin kurang optimal, cara pensettingan, kedisiplinan dan kemampuan operator (Faktor Manusia), serta untuk memenuhi spesifikasi produk (Faktor Material).

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kualitas produk, FMEA, RPN
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2009
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:46
Last Modified: 16 Nov 2016 07:46
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/9877

Actions (login required)

View Item View Item