PERENCANAAN PRODUKSI GARAM KINA MENGGUNAKAN PROGRAMA LINIER DI PT. KIMIA FARMA (PERSERO)Tbk. PLANT BANDUNG

Herliana, Nina (2007) PERENCANAAN PRODUKSI GARAM KINA MENGGUNAKAN PROGRAMA LINIER DI PT. KIMIA FARMA (PERSERO)Tbk. PLANT BANDUNG. Diploma thesis, Universitas Komputer Indonesia.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Bandung merupakan perusahaan manufaktur yang didirikan pada tahun 1896 yang terletak di jalan Pajajaran Bandung. Kegiatan utama PT. Kimia Farma ( Persero ) Tbk. Plant Bandung adalah Produksi formulasi obat dan produksi bahan baku garam kina. Kondisi permintaan konsumen dari tahun ke tahun terhadap kegiatan produksi di PT. Kimia Farma ( Persero ) Tbk. Plant Bandung mengalami kenaikan khususnya pada produksi bahan baku yaitu produk garam-garam kina, dan pihak perusahaan senantiasa memenuhi permintaan dengan sebaiknya. Kondisi yang terjadi pada PT. Kimia Farma ( Persero ) Tbk. Plant Bandung saat ini adalah tidak adanya suatu perencanaan produksi yang didasarkan pada pertimbangan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan, yang mengakibatkan kapasitas produksi tidak dapat diperkirakan, sehingga penyerahan bahan baku garam kina ke konsumen melewati lead time yang sudah ditentukan, maka imbasnya perusahaan perlu melakukan negosiasi ulang dengan konsumen untuk batas waktu penyerahan, sehingga berdampak pada biaya produksi yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh perusahaan tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode programa linier yang merupakan metode dari teknik optimasi yang digunakan untuk membuat perencanaan produksi. Metode programa linier dapat membantu perusahaan dalam meminimasi biaya-biaya ketenaga kerjaan, reguler time, over time, dan inventoris untuk demand. Dalam pengolahan data dan analisa kebutuhan, data diambil berdasar data masa lalu dan dilakukan pengolahan secara konvensional, hal ini dikarenakan perencanaan kebutuhan di PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Plant Bandung sudah pasti atau memakai strategi dari Make to Order.Dalam penelitian dilakukan perbandingan terhadap 3 metode yaitu Metode Simpleks, Metode Transportasi, dan Metode yang diterapkan pada perusahaan. Hasil total biaya produksi dari masing-masing metode adalah untuk metode simpleks didapat total biaya produksi Rp. 59,367,119,-/thn, metode transportasi didapat total biaya produksi Rp. 48,450,269,-/thn, dan metode yang diterapkan pada perusahaan didapat total biaya produksi Rp. 69,783,019,-/thn. Perencanaan yang digunakan pada penelitian ini adalah perencanaan produksi dengan menggunakan metode transportasi karena pada metode tersebut memiliki total biaya produksi yang minimum.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2007
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:46
Last Modified: 16 Nov 2016 07:46
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/9885

Actions (login required)

View Item View Item