PERANCANGAN ALAT PENGHITUNG SURAT OTOMATIS MENGGUNAKAN PROSES PENGEMBANGAN GENERIK

Budi Setiono, Eko (2007) PERANCANGAN ALAT PENGHITUNG SURAT OTOMATIS MENGGUNAKAN PROSES PENGEMBANGAN GENERIK.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Dengan pertimbangan adanya teknologi yang sudah tersedia di pasaran untuk memudahkan perancangan penulis menggunakan proeses pengembangan generik, karena dengan proses pengembangan tersebut diawali dengan peluang pasar dan menggunakan teknologi-teknologi yang sesuai dan tersedia dengan kebutuhan pengguna selain itu memudahkan untuk melakukan perbaikan-perbaikan secaradetail pada prototipe awal maupun akhir. Perkembangan sistem komputerisasi dalam bidang teknologi otomatisasi semakin pesat salah satunya, yaitu mikrokontroler sebagai suatu terobosan teknologi mikroprosesor dan mikrokomputer, hadir untuk memenuhi kebutuhan pasar dan teknologi baru. Sebagai teknologi yang berbasiskan semikonduktor dengan kandungan transistor yang lebih banyak namun hanya membutuhkan ruangan yang lebih kecil serta dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak (secara masal) karena harganya lebih murah dibandingkan dengan mikroprosesor. Sebagai kebutuhan mikrokontroler hadir untuk memenuhi kebutuhan selera industri dan para konsumen akan kebutuhan dan keinginan alat-alat bantu yang lebih canggih. Mikrokontroler dalam pengoperasiannya memerlukan perangkat lain baik dalam bentuk hardware maupun software dan hanya dapat bekerja yang sebelumnya telah ditentukan. Dalam perancangan alat ini selain menggunakan mikrokontroler juga menggunakan sensor magnetik infra red karena lebih praktis dan atraktif. Sensor ini merupakan suatu alat yang dapat mendeteksi material berupa kertas dan plastik hal inilah yang akan memberikan kemudahan kepada penggunanya. Dengan menggunakan sensor infra red ini, pengguna tidak perlu menghitung jumlah surat yang masuk dengan cara manual karena cukup dengan melihat pada display 2 buah 7 segmen yang dapat menampilkan jumlah surat, selain itu pengguna tidak harus membuka kotak surat untuk mengetahui ada tidaknya surat didalam kotak pos dan bagi operator pos tidak harus memanggil orang yang bersangkutan. Alat ini bekerja dengan sensor infra red yang dapat mendeteksi setiap surat yang masuk sekaligus akan mengaktifkan sistem mikrokontroller sehingga akan menyalakan sebuah sepeaker buzzer dan setiap surat yang masuk akan ditampilkan pada display peraga (2 buah 7 segmen), setelah jumlah surat yang masuk mencapai inisial yang telah ditentukan yaitu 10 buah. Maka mikrokontroler akan mengaktifkan sebuah Buzzer/bell nada sehingga Buzzer tersebut akan menyala yang menginformasikan bahwa surat yang berada pada kotak surat telah mencapai jumlah yang ditentukan. Seluruh kinerja dari sistem perangkat keras tersebut dikendalikan oleh sensor infra red yang kemudian diproses oleh mikrokontroler AT89C51 yang telah diprogram sebelumnya.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2007
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:46
Last Modified: 16 Nov 2016 07:46
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/9903

Actions (login required)

View Item View Item