PENGARUH EKSTRAK JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) DAN METODE PENGOLAHAN PADA KUALITAS DAGING BROILER

Ir, and Khotimah, Khusnul and Mm, (2002) PENGARUH EKSTRAK JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) DAN METODE PENGOLAHAN PADA KUALITAS DAGING BROILER.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 1999 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara ekstrak jeruk nipis dan metode pengolahan terhadap kualitas daging broiler. Adapun kegunaannya adalah untuk menentukan konsentrasi ekstrak jeruk nipis dan metode pengolahan yang tepat sehingga dapat menurunkan kadar lemak daging broiler sebelum menjadi ayam goreng sehingga dapat dihasilkan yang goreng rendah kalori.Materi dalam penelitian ini adalah 18 potong karkas ayam bagian paha (thigh dan drumstick) dengan metode pengambilan sampel secara purposive sampling dan metode penelitiannya experiment dengan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor I: metode pengolahan (presto dan rebus), sedangkan Faktor II: perendaman ekstrak jeruk nipis dengan 3 aras yaitu T1 = 25%, T2 = 50%, dan T3 = 75% diulang 3 kali.Hasil penelitian ini adalah interaksi antara metode pengolahan dan perendaman ekstrak jeruk nipis berbeda sangat nyata (P < 0,01) terhadap kadar lemak daging tetapi berbeda nyata (P > 0,05) terhadap kadar air. Sedangkan metode pengolahan berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap kadar air dan kadar lemak. Perendaman ekstrak jeruk nipis juga berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap kadar lemak dan kadar air daging broiler. Kombinasi metode pengolahan dan perendaman ekstrak jeruk nipis menghasilkan kadar lemak dan kadar air sebagai berikut: P0T1 = 15,52%, 48,23%, P0T2 = 14,18%, 57,23%, P0T3 = 12,72%, 62,39%, P1T1 = 21,47%, 48,56%, P1T2 = 17,83%, 51,68%, P1T3 = 15,66%, 58,35%.Kesimpulan dari hasil penelitian adalah: pengaruh metode pengolahan dan perendaman ekstrak jeruk nipis pada konsentrasi (75 persen) menurunkan kadar lemak dari 23,98 persen (daging mentah) menjadi 12,72 persen setelah dipresto selama 30 menit. Metode pengolahan juga mempengaruhi kadar air daging ayam dari 60,01 (pada saat daging mentah) menjadi 55,95 persen setelah dipresto dan rebus sebesar 52,86 persen. Persentase kadar air semakin meningkat dengan konsentrasi ekstrak jeruk nipis yang meningkat sedangkan kadar lemaknya menurun. Saran dari penelitian ini adalah sebaiknya sebelum daging diolah menjadi ayam goreng direndam dulu dalam ekstrak jeruk nipis selama 12 jam pada suhu dingin dengan konsentrasi 75 presto kemudian dipresto selama 30 menit.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > Research Report > Animal Husbandry > Livestock Product
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:38
Last Modified: 16 Nov 2016 07:38
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3504

Actions (login required)

View Item View Item